Photo Bugil Novie Amelia saat Di tangkap Di Tamansari

Photo Bugil Novie Amelia saat Di tangkap Di Tamansari

Novie Amelia Belakangan ini memang sedang gencar diperbincangkan dan banyak sekali orang yang mencari foto novie amelia diborgol, karena dalam foto tersebut memang benar-benar dia difoto dalam keadaan diborgol. Mungkin bagi sebagian orang pemandangan seperti itu akan menjadikan penilaian tersendiri. Akan tetapi novie amalia pun belakangan menuntut pihak yang memfoto dirinya dan orang yang telah pertama kali menyebarkan foto dirinya dalam keadaan hanya mengenakan pakaian dalam diborgol. Kabarnya dia ingin menuntut karena pengambilan foto terserbut tidak seizin dia. lain halnya dengan foto-foto yang memang fotografernya mendapatkan ijin untuk memfoto dia, sekalipun dia di foto hanya mengenakan pakaian dalam.






Foto Sexy Novi Amelia Sang Supir Bikini Taman Sari

Patung - Patung Di Jakarta

Patung Selamat Datang (Patung HI)

patung HI

Patung Selamat Datang dibangun buat menyambut para atlit peserta Asian Games IV tahun 1962. Patung ini ada di depan gedung Hotel Indonesia yang mana berdiri persis diatas air mancur bunderan HI. Patung perunggu ini dibuat oleh Edhi Sunarso, dan dirancang Henk Ngantung sang mantan Gubernur Jakarta. Sesuai namanya, patung ini berdiri untuk memberi salam selamat datang buat para pendatang karena memang patung ini menghadap ke arah Kota (Utara) sebagai pusat bisnis, perdagangan dan pendatang dari pelabuhan waktu itu.

Disekitar patung ini ada lima formasi Air Mancur yang dijadikan simbol ideologi Negara Republik Indonesia, Pancasila. ini juga menjadi simbol dari tanda memberi salam kepada kota Jakarta sebagai kota Ibu Negara dan Kota Metropolitan dengan formasi ucapan Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang, Selamat Malam dan Selamat Hari Minggu.

Patung Arjuna Wijaya (Patung Asta Brata)

Arjuna Wijaya
 
Patung Arjuna Wijaya yang dibangun Agustus 1987 ini menggambarkan Arjuna dalam perang Baratayudha yang kereta perangnya dikendarai oleh Batara Kresna. Adegan patung karya pematung Nyoman Nuarta itu diambil dari fragmen waktu mereka melawan Adipati Karna. Kereta itu ditarik delapan kuda, yang melambangkan delapan ajaran kehidupan yang di sukai oleh Presiden Soeharto. Asta Brata itu meliputi falsafah bahwa hidup harus mencontoh bumi, matahari, api, bintang, samudra, angin, hujan dan bulan. Di bagian patung itu menempel prasasti yang bertuliskan ‘Kuhantarkan kau melanjutkan perjuangan dengan pembangunan yang tidak mengenal akhir.’

Pada waktu pembuatannya, karena keterbatasan dana, akhirnya patung itu dibuat dari bahan poliester resin yang punya kelemahan mudah rapuh jika terkena sinar ultraviolet. Memang terbukti dengan patung ini mulai keropos, sampai akhirnya tahun 2003, patung ini direnovasi dengan menelan biaya 4M dan material patungnya diganti dengan bahan tembaga.

Patung Dirgantara (Patung Pancoran)

Patung Pancoran

Patung yang ada didaerah pancoran ini dirancang oleh Edhi Sunarso sekitar tahun 1964 - 1965 dengan bantuan dari Keluarga Arca Yogyakarta atas permintaan Bung Karno buat menampilkan keperkasaan dan kekuatan angkatan udara bangsa Indonesia. Patung ini menghadap ke Utara dengan tangannya mengacung ke bekas Bandar Udara Internasional Kemayoran. Lokasinya dekat Markas Besar Angkatan Udara di Selatann dan Bandar Udara Domestik Halim Perdana Kusuma di Tenggaranya. Karena bertempat di kawasan Pancoran,oleh sebab itu patung ini sering dibilang patung Pancoran. ada gosip yang beredar kalau Presiden Soekarno harus menjual mobilnya untuk membiayai pembuatan patung ini.

Patung Pahlawan

Patung Pahlawan

Patung ini dibuat sebagai penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan Indonesia, dilambangkan dengan seorang laki-laki yang memakai caping, menyandang senapan dan meminta restu pada wanita yang ada disisinya untuk maju ke medan perang. Mungkin karena suka pake caping itu kali yaa orang-orang jadi bilangnya itu patung Pak Tani. Tapi katanya sih, patung ini juga simbolisasi gerakan politik petani.

Ide patung ini dimulai waktu Soekarno ke Moskow dan doi terkesan banget sama patung-patung yang ada disana. Kemudian Presiden Rusia saat itu ngenalin Soekarno ke seniman patung, Matvei Manizer dan anaknya Otto Manizer. Mereka pun diundang dateng ke Indonesia untuk ngebuat patung yang melambangkan semangat kemerdekaan. Disinilah kedua pematung itu berkelana dan nemuin legenda Jawa Barat yang berkisah tentang seorang Ibu yang mengiringi anaknya untuk pergi berperang. Sang Ibu ngasih semangat supaya memenangkan setiap peperangan dan selalu inget sama orang tua dan negaranya. Patung perunggu ini dibuat di Rusia dan dibawa ke Indonesia pake kapal laut, diresmikan tahun 1963 oleh Presiden Soekarno dan pada papan di monumen ini tertulis "Bangsa yang menghargai pahlawannya adalah bangsa yang besar".

Patung Pemuda Membangun

Pemuda Membangun

Patung ini dibuat sebagai penghargaan untuk pemuda dan pemudi dalam keikut sertaannya pada pembangunan Indonesia. Patung ini dilambangin sama seorang pemuda gagah dan kuat sedang memegang piring berisi api yang tak pernah padam sebagai perwujudan semangat pembangunan yang tak pernah mati. Awalnya direncanain untuk diremiin di Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1971, tapi karena pembangunan belum selesai akhirnya diresmiin pada bulan Maret 1972. Patung ini terletak di Bunderan Senayan, tempat strategis sebagai titik temu antara Senayan sebagai pintu gerbang Jakarta Pusat dengan area Jakarta Selatan.

Pesugihan Blorong


Pesugihan Blorong _ Dalam mitos masyarakat Jawa, memelihara pesugihan Blorong bisa menyebabkan kaya mendadak. Wujud pesugihan ini berbentuk ular naga yang bersisik emas. Yang lebih dahsyat, bila pemilik pesugihan melakukan hubungan badan dengan Ular Blorong itu, maka sisik-sisiknya yang berupa emas dan permata akan rontok di tempat tidurnya.

Menurut mitos yang berkembang, ular raksasa itu hidup di rawa yang ditumbuhi dengan pohon teratai. Bahkan, kekayaan yang didapat dari pesugihan Blorong ini bisa diulur sampai dua periode. Sebagai tebusan, kalau kelak pemiliknya sudah meninggal dunia, maka harus ikut padanya.

Tak ayal, ribuan bangkai manusia selalu berserakan di rawa-rawa itu. Namun untuk mendapatkan pesugihan jenis ini memang tidak mudah. Mengapa? Sebab, membutuhkan persyaratan dan pengorbanan luar biasa.
Pesugian Blorong ada di kawasan lingkar Pulau Jawa. Tetapi, di daerah mana letak persisnya pesugihan Blorong bisa didapat, sejauh ini tidak ada data resmi. Ataukah di kawasan Jabar meliputi daerah Cimais, Ciberium, atau daerah lain. Di Jatim, yang disinyalir basis pesugihan seperti itu berada di Kabupaten Banyuwangi, Pacitan, Tulungagung, dan Kabupaten Gresik, sedangkan di Jateng DIY berada di kawasan Parangtritis.

Pemunculan pesugihan Blorong boleh dibilang sama misterinya dengan ujudnya. Sebagian orang ada yang menyebut Blorong adalah wanita sehingga disebut nyai. Akan tetapi, ada juga yang mengatakan yai, berarti pria. Yang jelas, Blorong adalah makhluk hidup yang sekujur tubuhnya bersisik, bisa mengeluarkan emas lantakan saat melakukan senggama dengan orang yang memeliharanya.

Seperti halnya Nyi Rara Kidul yang menjadikan Pantai Selatan sebagai istananya. Kalau Nyi Blorong, lebih suka hidup di rawa. Rawa dijadikan keratonnya, lengkap dengan jasad manusia yang saat hidup menjadi pengikutnya. Rawa-rawa itu, demikian urai beberapa pakar pesugihan, ditumbuhi banyak tumbuhan teratai.

Seperti halnya dunia maya. Meski secara implisit keberadaan rawa-rawa itu bisa dilihat dengan mata telanjang, kalau tidak memiliki ilmu linuwih, muskil setiap orang bisa mengetahui kalau rawa yang ditumbuhi pohon teratai itu sebenarnya istana Nyi Blorong.

Bagaikan orang yang mempunyai utang. Nyi Blorong sebelum menyanggupi untuk menolong calon kurban, sebelumnya mengadakan perjanjian untuk membahas masalah tebusan. Konon, pembicaraan tebusan itu dilakukan keduanya sembari bersenggama di tempat tidur. Sama persis dengan kekayaan yang diperoleh lewat jalur yang tidak direstui agama. Umur kekayaan versi Nyi Blorong, hanya tujuh tahun. Jika yang bersangkutan ingin memperpanjang, bisa diulur lagi, satu periode lamanya dan tebusan berupa mayat bisa dialihkan ke orang lain. Selanjutnya, korban tak boleh diwakilkan. Artinya, kelak setelah meninggal, harus menjadi pengikutnya.

Memang mengambil pesugihan jenis ini tidak mudah, berbeda dengan jenis tuyul yang bentuknya hanya menyerupai manusia kecil dan berkepala gundul. Tapi, Blorong memang lain. Di samping selalu meminta tebusan nyawa, jenis pesugihan ini kalau menampakkan diri selalu berwujud ular naga yang bersisik mengkilat keemasan.

Salah seorang yang pernah mengambil pesugihan jenis ini mengungkapkan, kesulitan perekonomian keluarganya telah membuat mata batinnya buta. Dia bersama suaminya berangkat ke suatu tempat keramat. Di tempat itu ada makam tua yang biasanya dipergunakan orang-orang mengambil jalan pintas untuk mencari pesugihan.

Setelah bertemu dengan juru kunci makam, Lasni dan suaminya mengutarakan niatnya untuk mengambil pesugihan. Dia pun mendapat tawaran dari sang juru kunci, pesugihan jenis apa yang ia minati. Karena ingin cepat kaya, saya langsung meminta agar diberi pesugihan kelas atas,” cerita Lasni. seperti dikutip Posmo.

Walaupun sudah sepakat dengan berbagai persyaratan yang diajukan, lanjut Lasni, dirinya gagal mendapatkan pesugihan. Hal itu disebabkan saat malam pertama ketika Ular Blorong datang ke rumahnya. “Ular itu datang dengan mendesis-desis, kemudian menindih tubuhku. Saat itulah saya menjerit hingga seisi rumah bangun dan mendatangi kamar saya. Ya, mungkin saya memang ditakdirkan begini. Namun, saya bersyukur karena usaha saya untuk mendapatkan pesugihan itu gagal,” papar Lasni seperti dikutip Posmo.

Nyi Blorong memiliki nafsu seksual yang luar biasa. Dan untuk memuaskan hasratnya, tumbal-tumbal itulah akan dijadikan budak pemuas nafsunya. Dengan terpenuhi hasratnya, kecantikannya akan senantiasa terpelihara. Tidak hanya itu saja, biasanya si pencari pesugihan juga harus melayani Nyi Blorong pada saat-saat tertentu sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan sisik emasnya. Dan bersebadan dengan Nyi Blorong tidak jauh sama seperti menyerahkan hidup kepadanya. Sebab dia juga menyedot energi kejiwaan untuk menggantikan sisiknya yang terlepas.

Mantra Pesugihan Nyi Blorong:
“Ingsun mbuko kasugihanku Nyi Blorong, Sang Ratu kang mbuko plawangan gedhongku mas picis rojobrono, Puji-puji sembah puji kulo abdi kang caos sesaji, Milo nyuwun panjenengan (Nyi Blorong) dugi mbeto rejeki,,,,,dsb”.


Tukeran Link | Backlink | Link Exchange

Cupu Panjolo : Tradisi Melihat Ramalan Alam dan Politik Indonesia



Ritual Cupu Panjolo yang memprediksi tanda-tanda iklim dan alam untuk kepentingan pertanian di Dusun Mendak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ternyata semakin diminati masyarakat setelah dianggap mampu memprediksi iklim politik dan pemerintahan nasional.

Dalam catatan para sesepuh desa, Cupu Panjolo telah merekam jatuh bangunnya rezim dan situasi politik, mulai dari mantan Presiden Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono saat ini. Ritual akan digelar hingga dini hari dengan membuka ratusan lembar mori putih yang membalut tiga buah cupu peninggalan Kyai Panjolo, sekitar 550 tahun lalu.

Fenomena ramainya acara Cupu Panjolo bisa menjadi potret bahwa orang-orang di kampung ternyata menyukai gosip politik di samping memang ingin mengetahui prediksi pertanian. Mereka datang dari berbagai kota, mulai Yogyakarta, Bantul, Klaten, Solo, dan lain-lain.

Suasana persiapan syukuran untuk ritual Cupu Panjolo di Dusun Mendak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang

Ritual ini mulai fenomenal dan makin banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah sejak 1960-an ketika dianggap mampu memprediksi masuknya Irian Jaya (sekarang Papua) ke Indonesia, dan juga gambaran kejatuhan rezim berkuasa (Soekarno).
"Dulu pengunjungnya paling 50-an orang. Sejak 1960-an itulah diminati karena memberi gambaran kehidupan politik nasional juga," kata Medi Suminarno (71), salah satu anggota trah Kyai Panjolo.
Isyarat masuknya Irian Jaya ke Indonesia, begitu masyarakat menafsirkan, ditandai dengan gambar Irian Jaya pada mori. "Selanjutnya, kejatuhan Soekarno ditandai dengan gambar terjungkalnya becak," kata Medi.

Kejatuhan Soeharto ditandai dengan robohnya pohon tinggi besar tanpa daun dan tanpa ranting. Adapun peristiwa kerusuhan seputar reformasi 1998 ditandai dengan gambar potongan tubuh berupa tangan, kaki, dan bercak darah. "Gambaran seperti itu memang ada di beberapa tahun pembukaan cupu, tetapi pada sekitar tahun 1998 itu makin terlihat," kata Medi.

Naiknya Gus Dur dianggap juga terekam di memori Cupu Panjolo. "Waktu itu, di mori ada gambar pandita, Gus Dur kan memang sifatnya seorang pandita," kata Medi.
"Sedangkan naiknya Megawati Soekarnoputri terekam dengan adanya gambar ayam betina," begitu kata Medi. "Untuk naiknya Habibie, tak terekam di Cupu Panjolo. Tapi, ketika Habibie melepaskan Timor Timur yang kini menjadi Timor Leste, di mori tertera gambar peta Timor Timur," papar Medi.


Berkuasanya Susilo Bambang Yudhoyono juga tak terekam Cupu Panjolo. Pada masa SBY ini, gambar mori lebih dipenuhi dengan tanda-tanda adanya bencana alam. Kasus lumpur di Porong, Sidoarjo, misalnya terekam dengan ditemukannya lumpur pada mori pembungkus cupu. Letusan Gunung Merapi sebelumnya diisyaratkan dengan adanya gambar gunung yang mengeluarkan asap.
Tahun 2010, isyarat yang hingga kini diingat masyarakat adalah perbedaan posisi tiga cupu setelah dikeluarkan dari balutan mori, yang menandakan masih ada kisruh kepentingan di tingkat elite politik.

Tidak meramal
Dwijo Sumarto (69), trah Kyai Panjolo yang kini dipercaya memegang amanat Cupu Panjolo, mengingatkan bahwa pihaknya tak menyediakan ramalan dan tak akan menafsirkan gambar-gambar yang keluar sebagai sebuah ramalan. "Kalau saya menafsirkan ramalan, itu mendahului Yang Mahakuasa," katanya.

Apa yang beredar di masyarakat merupakan tafsir pribadi masyarakat dan tak ada kaitannya dengan ramalam dari trah pemilik Cupu Panjolo. "Kami hanya membacakan gambar-gambar yang keluar di mori pembungkus cupu, selanjutnya terserah masyarakat bagaimana menafsirkan gambar itu," katanya.


Ramalan 2012



Menurut Ki Dalang Simunjoyo, dari kelima lembar selimut diyakini bahwa sepanjang 2012 bakal terjadi pertumpahan darah dengan korban manusia sebagai akibat tindak kekerasan. Suasana itu dilambangkan oleh gambar gir dan rantai. Sedang gambar Togog mengisyaratkan bakal bermunculan pembela-pembela orang salah.

Sedang selimut kedua bagian barat menghadap utara terdapat kepala sebesar sebutir beras, diatasnya ada titik membentuk angka tiga. Di bagian barat daya muncul wayang Begawan  Durno naik hewan dan dibelakangnya ada telapak kaki. Disusul gambar Gatutkaca dan gambar kepala raksasa (Buto) dengan mulut menganga dan siap melahap siapa saja.

Nahh, yang menggelikan di selimut lain muncul gambar wanita duduk tanpa busana disusul darah segar berwarna merah kekuningan, gambar kepala monyet dan kepala manusia menghadap ke atas. Bahkan, muncul gambar Gunung Merapi yang bagian atasnya ada angka lima. Hal ini diramalkan dalam lima tahun ke depan, masih membahayakan.

Munculnya gambar Durno melambangkan bahwa selama 2012 kasus korupsi bakal merebak dengan jejak takm jelas juntrungannya. Wanita telanjang mengisyaratkan maraknya prostitusi hingga wanita simpanan koruptor.

"Pejabat tak malu melakukan korupsi dan makan uang rakyat. Saat tertangkap, mengaku tidak tahu dan masih banyak aksi demonstrasi, kekerasan hingga goro-goro," kata Simunjoyo.

Lalu muncul gambar anak kecil berkucir memegang botol, gambar anjing 'mendongak' menghadap selatan dan perempuan berserempang menghadap barat . Di sana jugab ada gambar bulus ke arah selatan, gambar kuda dengan kaki depan diangkat ke atas serta Candi
Borobudur berselimut lembab. Yang lebih mengejutkan kotak penyimpanan tiga cupu terguling ke timur.

Menurut keterangan fenomena seperti kotak penyimpan cupu terguling jarang ditemui. Sepanjang 60 tahun baru kali ini terjadi. Meski kotak penyimpanan terguling, posisi Cupu Kyai Semar Tinandu dan Kalang Tinantang tetap tegak. Sedangkan Kyai Kentiwiri miring ke kiri mengikuti tergulingnya kotak.

''Semoga tak terjadi apapun, tapi berkah untuk semua masyarakat,'' kata juru kuci Cupu Kyai Panjolo, Dwijosumarto yang tak bisa menyembunyikan rasa was-was menghadapi masa depan bangsa dan negara ini.


sumber:compas.com dan seruu.com serta berbagai sumber

Arti Maksud Jawaban Cewek Saat Menolak Cowok



1. Jawaban Cewek: “Kamu sudah kuanggap sebagai kakak.”
maksud si cewek: “Lu mengingatkan gue pada kakek gue”

2. Jawaban Cewek: “Beda usia kita terlalu jauh.”
maksud si cewek: “Tampang lu tua banget sih, kan kasian gue yg imut ini.”

3. Jawaban Cewek: “Aku tidak tertarik padamu bukan karena penampilanmu.”
maksud si cewek: “Lu cowok terjelek yang pernah gue kenal”

4. Jawaban Cewek: “Hidupku sedang kacau sekarang.”
maksud si cewek: “Gue gak ingin elu tau teman-teman kencan gue yang lain”

5. Jawaban Cewek: “Aku sudah punya pacar.”
maksud si cewek: “Abis lu masih kalah keren sih dibandingin cowok gue”

6. Jawaban Cewek: “Bukan karena kamu kok, tapi aku.”
maksud si cewek: “Sebenarnya sih gara-gara elu”

7. Jawaban Cewek: “Aku ingin berkonsentrasi pada karir.”
maksud si cewek: “Walaupun kerjaan gue kadang bosenin, tapi masih mendinglah timbang berkencan dengan elu yang ga oke ini”

8. Jawaban Cewek: “Aku masih ingin sendiri.”
maksud si cewek: “Lu cowok paling menyebalkan, norak, kampungan!”

9. Jawaban Cewek: “Kita berteman aja ya.”
maksud si cewek: “Agar lu tau aja betapa banyaknya cowok yang mau ama gue”

10. Jawaban Cewek: “Sepertinya kita kurang serasi.”
maksud si cewek: “Elu harusnya punya mobil BMW/ Mercedez baru bisa jalan ama gue, ya minimal punya bokap lu ga pa2 dah!”

11. Jawaban Cewek: “Saat ini belum, mungkin nanti.”
maksud si cewek: “Duit elu sekarang masih sedikit, makanya cari dulu, klo lu udah punya uang, baru gue pikirin lagi, itu juga kalo gue blum punya cowok.”

12. Jawaban Cewek: “Maaf yah, bukannya gag mau, tapi kalo kita pacaran pasti kamu sering bete sama aku, aku tuh orangnya cuek, gag perhatian, bla bla bla….”
maksud si cewek: “cuek gara2 sibuk sama gebetan yang lain, yang jelas jelas lebih ganteng dari elo”

13. Jawaban Cewek: “Gua masih belum pengen pacaran.”
maksud si cewek: “Maksud gua nggak pengennya itu sama elu, kalau sama cowok lain yang lebih oke, ya pikir-pikir dulu”

14. Jawaban Cewek: “Terima kasih, elu cinta sama gua, tapi sori, gua udah punya cowok di luar negri.”
maksud si cewek: “Cowok gua kan Leonardo Di Caprio, elu mah nggak cute!”

15. Jawaban Cewek: “Gua belum biasa jalan berdua sama cowok.”
maksud si cewek: “Udah deh, jangan pake naksir-naksir gua segala, dari pada gua malu nanti dikatain orang kalau jalan berdua sama elu.”

16. Jawaban Cewek: “Gua telepon elu deh seminggu lagi.”
maksud si cewek: “Gua test lu! Biar mampus!”

17. Jawaban Cewek: “Gua cuma anggep elu temen biasa.”
maksud si cewek: “Biasa juga PBSI, enak aja mau naik pangkat…”
*PBSI = Pacar Bukan, Supir Iya

18. Jawaban Cewek: “Gua cuma anggep elu temen deket.”
maksud si cewek: “Gua kira elu homo, makanya gua berani deket”

19. Jawaban Cewek: Ceweknya ‘Nangis’
maksud si cewek: “Ya ampun… kenapa cowok yang naksir gua jelek banget begini?”

20. Jawaban Cewek: Ngegampar elu, trus bilang “Ehh, sory ada nyamuk tadi”
maksud si cewek: “Kurang ajar elu, berani-beraninya nembak gua, pengen mampus ya?”


Uang 1000 Rupiah dari Masa ke Masa

Indonesia merupakan negara yang besar. Indonesia mempunyai mata uang yang terbilang menarik. Mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka adalah Oeang Republik Indonesia atau ORI. Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tapi juga sebagai lambang utama negara merdeka.

Sampai sekarang mata uang Indonesia sudah terdiri dari bermacam-macam bentuk dan jenisnya.Mata uangnya pun sering mengalami perubahan dan pergantian. Uang seribu rupiah pun juga sudah mengalami perubahan dan pergantian berulang kali dari tahun ke tahun. Berikut model dan desain mata uang Indonesia dari tahun 1952 sampai 2009.

Uang Rp 1000,00 Tahun 1952


Uang Rp 1000,00 Tahun 1958
Uang Rp 1000,00 Tahun 1960




Uang Rp 1000,00 Tahun 1959
Uang Rp 1000,00 Tahun 1968




Uang Rp 1000,00 Tahun 1975
Uang Rp 1000,00 Tahun 1980




Uang Rp 1000,00 Tahun 1987
Uang Rp 1000,00 Tahun 2000-2009



Uang Rp 1000,00 Tahun 1992

Kasus - Kasus Kontroversi Olga Syahputra


Olga Syahputra kerap kali menuai kontroversi dengan berbagai banyolannya yang dianggap melecehkan, menghina dan menyakiti pihak lain.
Banyak protes bermunculan 'merepotkan' Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang tercatat dua kali memberikan teguran. Beritasatu.com mencatat sejumlah banyolan Olga yang menjadi kontroversi dan ramai diberitakan media.

1. Tahun 2009
KPI pernah menegur Olga Syahputra lantaran latah mengucapkan kata yang berkonotasi porno, yakni alat kelamin pria. Meski tidak sengaja diucapkan karena latah, pihak KPI meminta Olga untuk mengontrol ucapannya saat memandu acara Dahsyat yang tayang di RCTI.

2. Medio Juni 2010
Olga pernah 'bermasalah' dengan para personel Five Minutes. Sebuah insiden 'pengusiran' dilakukan Olga saat Richie, sang vokalis hendak menyanyian lagu 'Happy Birthday' untuk Sindo. Richie merasa dipermalukan, terlebih saat manggung Olga dan rekan-rekannya malah bercanda di atas panggung dan salah menyebut nama band mereka menjadi The Titans.
"Kita merasa dipermalukan sebagai anak band," jelas Ricky salah satu personel Five Minutes saat itu. Protes personel Five Minutes dijawab Olga dengan ucapan maaf. "Gue enggak ada maksud. Gue kalau bercanda memang suka kata-kataan," jawab Olga saat itu.


3. Menyinggung Yuni Shara
Olga Syahputra sempat menyinggung Yuni Shara saat menjadi bintang tamu Dahsyat. Yuni yang diketahui berpacaran dengan Raffi, salah satu pembawa acara Dahsyat datang memenuhi undangan program tersebut untuk memberikan kejutan bagi Raffi yang sedang berulang tahun.
Namun candaan dan celetukan Olga serta teman-temannya diakui Yuni sempat membuat hatinya miris.

4. Menyinggung korban perkosaan
Banyolan Olga Syahputra tentang korban perkosaan di ulang tahun Trans Corp tahun lalu sempat membuat heboh pemberitaan nasional. Apalagi saat itu tengah marak kejahatan perkosaan di dalam angkutan umum.
Kejadian bermula saat Olga sedang bercanda dengan Sule, Olga mengucapkan kalimat yang dianggap menyinggung korban perkosaan. "Olga, kenapa lu jadi suster ngesot," pancing Sule. "Sepele, diperkosa supir angkot," jawab Olga.
Banyolan konyol tersebut membuat organisasi Lentera Merah melaporkan Olga ke KPI. Oleh KPI, Olga kemudian dipanggil dan diberikan arahan untuk tidak melakukan hal serupa. Ia bahkan sempat mendatangi kantor KPI di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Jumat (23/12) tahun lalu.
"Ini buku P3 (Pedoman Perilaku Penyiaran), gue disuruh baca. Tadi gue dijelaskan tentang peraturan-peraturan penyiaran," ujar Olga saat itu.

5. Pelecehan terhadap simbol umat Hindu di Wayang Bandel
Di program yang ditayangkan Trans TV tersebut, Olga bermain bersama Jessica Iskandar, Ayu Dewi dan Yadi Sembako. Para pemerannya mendapatkan protes dari umat Hindu lantaran dianggap melecehkan simbol agama mereka dengan kata-kata yang kasar dan visualisasi yang jauh dari nilai-nilai kepatutan.
The Hindu Center of Indonesia mengirimkan surat protes kepada pihak lembaga penyiaran yang bersangkutan serta melaporkan hal tersebut ke KPI. Namun KPI tidak memberikan teguran bagi artis termasuk Olga yang hanya mengikuti skenario yang telah ditetapan.Salah satu yang mengundang ketersinggungan umat Hindu adalah dialog antara Sang Dursasana ingin menawar Dewi Draupadi dengan visualisasi pelecehan secara raga. Lalu ada juga dialog tentang keinginan menawar harga Istana Indraprasta, itu hal yang sangat tidak patut menurut umat Hindu.
Masalah tersebut segera terselesaikan lantaran pihak Trans TV langsung menanggapi somasi tersebut.

6. Dianggap melecehkan dan menghina lawan mainnya di acara sahur
Saat Ramadhan tahun lalu, Olga mengisi program Saatnya Kita Sahur (SKS) yang ditayangkan Trans TV. Saat itu Olga berpasangan dengan Minus.
Minus selalu menjadi bahan candaan Olga yang dianggap diungkapkan dengan kata-kata yang tidak pantas, seperti 'kayak botol kecap, dodol condet, badan lu bau sangit, celengan ayam, kandang ayam, sarang semut, kulit jengkol' dan sejumlah kata-kata lainnya.

7. Dianggap menghina dan melecehkan penonton
Belakangan Olga juag disorot lantaran kerap dianggap melecehkan dan menghina orang lain. Seperti yang terjadi saat program Dahsyat, Rabu (20/6). Olga meminta seorang penonton untuk berdiri. ia lalu 'dicela' Olga karena bentuk fisiknya. Ia membandingkan dengan salah satu bintang tamu saat itu, penyanyi Giselle. "Kalau dia (Giselle) mah lahir dari rahim ibunya, kalau lo dikebutin kayak bangs*t," ujar Olga saat itu.
Memang belum ada tuntutan dari 'korban' celaan Olga tersebut. Namun aksinya itu mendapatkan banyak protes dari masyarakat melalui situs jejaring sosial dan ramai ditulis media.

8. Dianggap melecehkan ucapan 'Assalamualaikum'
Olga yang menjadi pemandu acara program Pesbukers di ANTV melontarkan kata-kata yang dianggap melecehkan ucapan salam umat Islam yakni 'Assalamualaikum'.
Ceritanya bermula Selasa (19/6), saat itu Saat itu Julia Perez sedang menerima telepon di studio. Jupe, sapaan akrab Julia Perez mengucapkan 'Assalamualaikum', namun Olga berkelakar dengan mengatakan,"Lu Assalamualaikum terus ah, kayak pengemis lu."
Secara tidak langsung, Olga menyebut kalimat salam umat Islam tersebut sebagai ucapan pengemis.
Mungkin maksudnya adalah bergurau agar penonton tertawa, Namun Olga rupanya tidak sadar, jika candaannya tersebut dianggap telah melecehkan salah satu umat. Banyak orang yang langsung mengadu ke situs KPI dan mendesak agar Olga segera diberikan tindakan tegas.
Seperti yang ramai diberitakan, candaan Olga Syahputra tersebut juga telah menuai protes dari Front Pembela Islam (FPI), sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) berbasis agama yang kerapa bertindak keras terhadap hal-hal yang dianggap bertentangan dengan ajaran agama yang mereka anut.
Ketua DPD FPI DKI Habib Salim Bin Umar Al Attos atau yang akrab disapa Habib Selon dengan nada murka mengatakan jika Olga telah melecehkan Islam bahkan menganggap sudah tidak berhak hidup di muka bumi.
"Kami tidak akan tinggal diam, sebelum Olga minta maaf kepada umat Islam," tegas Habib Selon seperti yang diberitakan sejumlah media.

source

Masjid Tertua Yang Ada Di Indonesia

Masjid saka tunggal (1288)

saka tunggal tampak depan

Masjid Saka tunggal terletak di Desa Cikakak Kecamatan Wangon dibangun pada tahun 1288 sebagaimana terukir di Guru Saka (Pilar Utama) masjid. Tapi dalam membuat masjid ini lebih jelas ditulis dalam buku-buku kiri oleh para pendiri masjid ini adalah Kyai Mustolih. Tapi buku-buku ini telah hilang bertahun-tahun yang lalu. Setiap tanggal 27 rajab diadakan ziarah di masjid dan membersihkan makam Kyai Jaro Mustolih. Masjid ini terletak ± 30 km dari kota purwokerto. Disebut saka tunggal untuk membangun tiang yang digunakan untuk membentuk hanya satu tiang (tunggal). Yang menurut bp. Sopani salah satu pengurus masjid adalah bahwa pilar tunggal melambangkan bahwa ALLAH adalah hanya satu ALLAH swt. Di beberapa tempat terdapat hutan pinus dan hutan lainnya dihuni oleh ratusan monyet jinak dan ramah, seperti di Sangeh Bali.


Masjid Wapauwe (1414)
Masjid Tua Wapauwe (foto sekitar tahun 1900-1925

Masjid ini masih terawat dengan baik dan merupakan masjid tertua di maluku. Kebanyakan bangunan aslinya juga disimpan beberapa benda warisan seperti drum, tulisan tangan s Alquran ', sifat skala batu yang beratnya 2,5 kg, dan logam hiasan dan membaca huruf arab di dinding. Masjid juga masih berfungsi sebagai tempat doa sekitar penduduk.
Mulanya Masjid ini bernama Masjid Wawane karena dibangun di Lereng Gunung Wawane oleh Pernada Jamilu, keturunan Kesultanan Islam Jailolo dari Moloku Kie Raha (Maluku Utara). Kedatangan Perdana Jamilu ke tanah Hitu sekitar tahun 1400 M, yakni untuk menyebarkan ajaran Islam pada lima negeri di sekitar pegunungan Wawane yakni Assen, Wawane, Atetu, Tehala dan Nukuhaly, yang sebelumnya sudah dibawa oleh mubaligh dari negeri Arab.
Jika drum atau beduk di masjid ini dipukuli, maka suaranya akan terdengar sampai seluruh desa, mengundang orang untuk datang ke masjid untuk jemaat.


Masjid ampel (1421)
Masjid Ampel adalah sebuah masjid kuno yang berada di bagian utara Kota Surabaya, Jawa Timur. Masjid ini didirikan oleh Sunan Ampel, dan didekatnya terdapat kompleks makam Sunan Ampel.
Saat ini Masjid Ampel merupakan salah satu daerah tujuan wisata religi di surabaya. Masjid ini dikelilingi oleh bangunan berarsitektur tiongkok dan arab.
Disamping kiri halaman Masjid Ampel, terdapat sebuah sumur yang diyakini merupakan sumur yang bertuah, biasanya digunakan oleh mereka yang meyakininnya untuk penguat janji atau sumpah.
Dikawasan masjid ini terdapat lima Gapuro (Pintu Gerbang) yang merupakan simbol dari Rukun Islam yaitu, Gapuro Munggah, Gapuro Poso, Gapuro Madep dan Gapuro Paneksen.
Selain itu juga terdapat sembilan gapura, yang melambangkan wali songo atau sembilan wali. Tiga gapura merupakan bangunan asli peninggalan Sunan Ampel.


Masjid agung demak (1474)


Masjid Agung Demak adalah salah satu mesjid yang tertua di Indonesia. Masjid ini terletak di desa kauman, demak, jawa tengah. Masjid ini dipercayai pernah merupakan tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam, disebut juga Walisongo, untuk membahas penyebaran agama Islam di tanah Jawa khususnya dan INdonesia pada umumnya. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak, pada sekitar abad ke-15 masehi.
Masjid ini mempunyai bangunan-bangunan induk dan serambi. Bangunan induk memiliki empat tiang utama yang disebut Saka Guru. Tiang ini konon berasal dari serpihan-serpihan kayu, sehingga dinamai 'saka tatal' bangunan serambi merupakan bangunan terbuka. Atapnya berbentuk limas yang ditopang delapan tiang yang disebut saka majapahit.
Di dalam lokasi kompleks Masjid Agung Demak, terdapat beberapa makam raja-raja Kesultanan Demak dan para abdinya. Di sana juga terdapat sebuah museum, yang berisi berbagai hal mengenai riwayat berdirinya Masjid Agung Demak.


Masjid sultan suriansyah (1526)

Masjid Sultan Suriansyah adalah sebuah masjid bersejarah yang merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Tuan Guru (1526-1550), Raja Banjar yang pertama masuk islam.
Masjid ini terletak di utara Kecamatan Kesehatan, Banjarmasin Utara, Banjarmasin, daerah yang dikenal sebagai Banjar Lama merupakan ibukota Kesultanan Banjar untuk pertama kalinya.
Arsitektur tahap konstruksi dan atap tumpang tindih, merupakan masjid bergaya tradisional banjar. Gaya masjid tradisional di banjar mihrabnya memiliki atap sendiri terpisah dengan bangunan utama. Masjid ini dibangun di tepi sungai di Kecamatan Kesehatan.






Masijd Menara Kudus (1549)


Mesjid Menara Kudus (disebut juga sebagai Mesjid Al Aqsa dan Mesjid Al Manar) adalah mesjid yang dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 masehi atau tahun 956 hijriah dengan menggunakan batu dari Baitul Maqdis dari Palestina sebagai batu pertama dan terletak di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mesjid ini berbentuk unik, karena memiliki menara yang serupa bangunan candi. Masjid ini adalah perpaduan antara budaya Islam dengan budaya Hindu.
Menara Kudus itu tingginya sekitar 18 meter dan di bagian dasarnya berukuran 10 x 10 m, di sekelilingnya dihias dengan piringan-piringan bergambar yang kesemuanya berjumlah 32 buah banyaknya. 20 buah diantaranya berwarna biru serta berlukiskan masjid, manusia dengan unta dan pohon kurma. Sedang 12 buah lainnya berwarna merah putih berlukiskan kembang. Dalam menara ada tangganya yang terbuat dari kayu jati yang mungkin dibuat pada tahun 1895 M.
Kaki dan badan menara dibangun dan diukir dengan tradisi Jawa-Hindu, termasuk motifnya. Ciri lainnya bisa dilihat pada penggunaan material batu bata yang dipasang tanpa perekat semen. Teknik konstruksi tradisional Jawa juga dapat dilihat pada bagian kepala menara yang berbentuk suatu bangunan berkonstruksi kayu jati dengan empat soko guru yang menopang dua tumpuk atap tajuk.
Pada bagian puncak atap tajuk terdapat semacam mustoko (kepala) seperti pada puncak atap tumpang bangunan utama masjid-masjid tradisional di Jawa yang jelas merujuk pada elemen arsitektur Jawa-Hindu.


Masjid Agung Banten (1552-1570)


Masjid Agung Banten termasuk masjid tua yang penuh nilai sejarah. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tapi juga dari berbagai daerah di pulau Jawa.
Masjid Agung Banten terletak di kompleks bangunan masjid di Desa Banten Lama, sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang. Masjid ini dibangun pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama Kasultanan Demak. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati.
Salah satu kekhasan yang tampak dari masjid ini adalah adalah atap bangunan utama yang bertumpuk lima, mirip pagoda china. Ini adalah karya arsitektur china yang bernama Tjek Nan Tjut. Dua buah serambi yang dibangun kemudian menjadi pelengkap di sisi utara dan selatan bangunan utama.
Di masjid ini juga terdapat komplek makam sultan-sultan banten serta keluarganya. Yaitu makam Sultan Maulana Hasanuddin dan istrinya, Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sultan Abu Nasir Abdul Qohhar. Sementara di sisi utara serambi selatan terdapat makam Sultan Maulana Muhammad dan Sultan Zainul Abidin, dan lainnya.
Masjid Agung Banten juga memiliki paviliun tambahan yang terletak di sisi selatan bangunan inti masjid agung. Paviliun dua lantai ini dinamakan Tiyamah. Berbentuk persegi panjang dengan gaya arsitektur belanda kuno. Bangunan ini dirancang oleh seorang arsitek belanda bernama Hendick Lucasz Cardeel. Biasanya, acara-acara seperti rapat, dan kajian Islami dilakukan di sini.
Menara yang menjadi ciri khas sebuah masjid juga dimiliki Masjid Agung Banten. Terletak di sebelah timur masjid, menara ini terbuat dari batu bata dengan ketinggian kurang lebih 24 meter, diameter bagian bawahnya kurang lebih 10 meter. Untuk mencapai ujung menara, ada 83 buah anak tangga yang harus ditapaki dan melewati lorong yang hanya dapat dilewati oleh satu orang. Dari atas menara ini, pengunjung dapat melihat pemandangan di sekitar masjid dan perairan lepas pantai, karena jarak antara menara dengan laut hanya sekitar 1,5 km.
Dahulu, selain digunakan sebagai tempang mengumandangkan azan, menara yang juga dibuat oleh Hendick Lucasz Cardeel ini digunakan sebagai tempat menyimpan senjata.


Masjid Mantingan (1559)


Masjid Mantingan adalah masjid kuno di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara, Jawa Tengah. Masjid ini dilaporkan didirikan di Kesultanan Demak pada tahun 1559. Didirikan oleh ubin lantai tinggi ditutup dengan cina buatan sendiri, dan juga kereta api-undakannya. Semua didatangkan dari Makao. Bubungan atap bangunan gaya termasuk china. Dinding luar dan dalam dihiasi dengan piring tembikar bergambar biru, sedang dinding sebelah tempat imam dan pendeta itu dihiasi dengan relief persegi bergambar margasatwa, dan penari penari diukir di batu kuning tua. Pengawasan pekerjaan konstruksi masjid ini tak lain adalah Babah Liem Mo Han. Di dalam kompleks masjid terdapat makam Sultan Hadlirin, suami dari Kanjeng Ratu Kalinyamat dan adik ipar Sultan Trenggono, penguasa terakhir Demak. Selain itu ada juga makam Waliullah Mbah Abdul Jalil, yang disebut sebagai nama lain Syekh Siti Jenar.


Masjid Al-Hilal Katanga (1603)


Masjid ini dibangun pada tahun 1603 masehi pada masa pemerintahan Taja Gowa-24, Aku Manga'ragi Daeng-Manrabbiakaraeng Lakiung, Sultan Alauddin. Kemudian pada tahun 1605 m, masjid ini benar-benar dirubah untuk diberi nama Masjid Katangka. Masjid berukuran 14,1 x struktur 14,4 meter dan sebuah bangunan tambahan 4,1 x 14,4 meter. Tinggi bangunan 11,9 meter dan 90 meter dinding tebel, bahan baku dari batu bata dengan atap ubin dan lantai porselen. Lokasi di Katangka, Gowa.


Masjid Tua Palopo (1604)


Madjid Tua Palopo, didirikan oleh Raja Luwu bernama Sultan Abdullah Matinroe pada tahun 1604 m, masjid yang memiliki luas 15 m2 ini diberi nama Orang Tua, karena usia yang sudah tua. Sedangkan nama Palopo diambil dari kata dalam bahasa bugis dan luwu memiliki dua arti, yaitu: Pertama, penganan yang terbuat dari campuran beras ketan dan air gula. Kedua, memasukkan pasak dalam lubang tiang bangunan. Kedua makna memiliki hubungan dengan proses pembangunan Masjid tua Palopo ini.

Photo ABG Mau Mesum Di Facebook





 

Nine Lounge Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger