Penyakit Akibat Tato yang Tidak Aman



Risiko yang paling ditakutkan saat merajah tubuh atau menato adalah penularan infeksi penyakit. Berbagai penyakit yang menular lewat kontak cairan tubuh, bisa juga menular lewat jarum tato yang tidak steril dan dipakai bersama-sama.

"Pada prinsipnya semua penyakit yang menular lewat darah bisa ditularkan melalui jarum tato yang tidak steril," kata dr Andriawati Soewono, dokter kecantikan dari Skin Plastic Surgery and Aesthetic Clinic saat ditemui di RS Siloam Kebon Jeruk, seperti ditulis Kamis (3/5/2012).

Penyakit-penyakit yang menular melalui darah sebagaimana dimaksud oleh dr Andriawati adalah sebagai berikut.

1. Infeksi HIV (Human Imunnodeficiency Virus)

HIV merupakan virus yang menular lewat kontak cairan tubuh, termasuk darah yang menempel di jarum tato bekas pakai.

Seseorang yang terinfeksi HIV dan tidak diobati dengan baik akan mengalami penurunan daya tahan tubuh, lalu berkembang menjadi AIDS (Acquired immune deficiency syndrome).

2. Hepatitis B

Selain melalui darah, virus Hepatitis B juga menular lewat cairan tubuh yang lain seperti sperma dan lendir kemaluan. Hepatitis B juga bisa ditularkan dari ibu ke bayi yang dikandungnya.

3. Hepatitis C

Penularan terbesar virus Hepatitis C adalah melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian di kalangan pecandu obat terlarang. Penggunaan jarum tato yang tidak steril juga sangat berisiko menularkan penyakit ini.

Untuk mencegah penularannya, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan sterilisasi alat tato.

Alat-alat yang bersentuhan langsung dengan darah juga harus selalu diganti, misalnya jarum yang hanya boleh dipakai sekali dan sesudahnya harus dibuang.

Sisa tinta yang masih tersisa di dalam cartridge juga tidak boleh dipakai untuk menato orang lain.

Sebelum dipakai lagi oleh orang lain, semua peralatan tato termasuk cartridge harus dikosongkan dari sisa tinta lalu dicuci dengan alkohol atau sejenisnya.

(source: detikhealth.com)

0 comments:

Posting Komentar

 

Nine Lounge Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger