Pompeii : Kota Yang Dihancurkan Gunung Api



Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.


Pompeii terletak pada koordinat 40°45′00″N 14°29′10″E / 40.75°LU 14.48611°BT / 40.75; 14.48611, sebelah tenggara kota Napoli, dekat dengan kota modern Pompei saat ini. Kota ini berdiri di lokasi yang terbentuk dari aliran lava ke arah utara di hilir Sungai Sarno (zaman dulu bernama "Sarnus"). Saat ini daratan ini agak jauh letaknya di daratan, namun dahulu merupakan daerah yang dekat dengan pantai.
Pada abad pertama M, Pompeii hanyalah salah satu dari sekian kota yang berlokasi di sekitar kaki Gunung Vesuvius. Wilayah ini cukup besar jumlah penduduknya yang menjadi makmur karena daerah pertaniannya subur. Beberapa kelompok kota kecil di sekitar Pompeii seperti Herculaneum juga menderita kerusakan atau kehancuran oleh tragedi letusan Vesuvius.



Kota Pompeii didirikan sekitar abad ke-6 SM oleh orang-orang Osci atau Oscan, yaitu suatu kelompok masyarakat di Italia tengah. Saat itu, kota ini sudah digunakan sebagai pelabuhan yang aman oleh para pelaut Yunani dan Fenisia. Ketika orang-orang Etruska mengancam melakukan serangan, kota Pompeii bersekutu dengan orang-orang Yunani yang kemudian menguasai Teluk Napoli. Pada abad ke-5 SM orang-orang Samnium mendudukinya (beserta semua kota di Campania). Para penguasa baru ini memaksakan arsitektur mereka dan memperluas wilayah kota. Diyakini juga bahwa selama pendudukan orang-orang Samnium, Roma sempat merebut kembali Pompeii untuk sementara waktu, namun teori ini belum terbuktikan.
Pompeii ikut ambil peranan dalam peperangan yang dimulai oleh kota-kota Campania melawan Roma, namun pada tahun 89 SM kota ini dikepung oleh Sulla. Walaupun tentara Liga Sosial yang dipimpin oleh Lucius Cluentius ikut membantu dalam melawan Roma, pada tahun 80 SM Pompeii dipaksa menyerah setelah Nola ditaklukkan. Pompeii lalu menjadi sebuah koloni Roma dengan nama: Colonia Cornelia Veneria Pompeianorum. Kota ini menjadi jalur penting bagi barang-barang yang datang lewat laut dan harus dikirim ke Roma atau Italia Selatan yang terletak di sepanjang Via Appia yang tidak jauh dari situ.
Pada tahun 62 M, sebuah gempa bumi hebat merusakkan Pompeii bersama banyak kota lainnya di Campania. Di masa antara tahun 62 M hingga letusan besar Vesuvius tahun 79 M, kota ini dibangun kembali, mungkin lebih megah dalam bidang bangunan dan karya seni dari sebelumnya.



Para penduduk Pompeii, seperti mereka yang hidup di daerah itu sekarang, telah lama terbiasa dengan getaran kecil, namun pada 5 Februari 62  terjadi gempa bumi yang hebat yang menimbulkan kerusakan yang cukup besar di sekitar teluk itu dan khususnya terhadap Pompeii. Sebagian dari kerusakan itu masih belum diperbaiki ketika gunung berapi itu meletus . Namun, ini mungkin merupakan sebuah gempa tektonik daripada gempa yang disebabkan oleh meningkatnya magma yang terdapat di dalam gunung berapi .
Sebuah gempa lainnya, yang lebih ringan, terjadi pada 64; peristiwa ini dicatat oleh Suetonius dalam biografinya tentang Nero, dalam De Vita Caesarum, dan oleh Tacitus dalam Buku XV dari Annales  karena hal ini terjadi ketika Nero berada di Napoli dan tampil dalam sebuah pertunjukan untuk pertama kalinya di sebuah panggung umum. Suetonius mencatat bahwa kaisar tidak memedulikan gempa itu dan terus bernyanyi hingga selesai lagunya, sementara Tacitus mencatat bahwa teater itu runtuh setelah orang-orang di dalamnya dievakuasi.
Penulis Plinius Muda menulis bahwa getaran bumi itu "tidaklah begitu menakutkan karena sering terjadi di Campania".
Pada awal Agustus tahun 79, mata air dan sumur-sumur mengering . Getaran-getaran gempa ringan mulai terjadi pada 20 Agustus 79 , dan menjadi semakin sering pada empat hari berikutnya, namun peringatan-peringatan itu tidak disadari orang, dan pada sore hari tanggal 24 Agustus, sebuah letusan gunung berapi yang mematikan terjadi. Ledakan itu merusakkan wilayah tersebut, mengubur Pompeii dan daerah-daerah pemukimanlainnya. Kebetulan tanggal itu bertepatan dengan Vulcanalia, perayaan dewa api Romawi.
Laporan saksi mata satu-satunya yang bertahan dan dapat diandalkan tentang peristiwa ini dicatat oleh Plinius Muda dalam dua pucuk surat kepada sejarahwan Tacitus. Dari rumah pamannya di Misenum, sekitar 35 km dari gunung berapi itu, Plinius melihat sebuah gejala luar biasa yang terjadi di atas Gn. Vesuvius: sebuah awan gelap yang besar berbentuk seperti pohon pinus muncul dari mulut gunung itu. Setelah beberapa lama, awan itu dengan segera menuruni lereng-lereng gunung dan menutupi segala sesuatu di sekitarnya, termasuk laut yang di dekatnya.
"Awan" yang digambarkan oleh Plinius Muda itu kini dikenal sebagai aliran piroklastik, yaitu awan gas yang sangat panas, debu, dan batu-batu yang meletus dari sebuah vulkano. Plinius mengatakan bahwa beberapa gempa bumi terasa pada saat letusan itu dan diikuti oleh getaran bumi yang dahsyat. Ia juga mencatat bahwa debu juga jatuh dalam bentuk lapisan-lapisan yang sangat tebal dan desa tempat ia berada harus dievakuasi. Laut pun tersedot dan didorong mundur oleh suatu "gempa bumi", sebuah gejala yang disebut oleh para geologiwan modern sebagai tsunami.
Gambarannya lalu beralih kepada fakta bahwa matahari tertutup oleh letusan itu dan siang hari menjadi gelap gulita. Pamannya, Plinius Tua mengambil beberapa kapal untuk meneliti gejala ini dan menyelamatkan orang-orang yang terperangkap di kaki gunung itu. Karena tidak dapat mendarat dekat vulkano itu karena angin yang tidak menguntungkan dan debu yang dihasilkan letusan itu, Plinius Tua melanjutkan perjalanan ke Stabiae sekitar 4,5 km dari Pompei. Ia meninggal di sana keesokan harinya. Dalam suratnya yang pertama kepada Tacitus, kemenakannya menduga bahwa ini disebabkan karena pamannya menghirup gas beracun. Namun Stabiae 16 km jauhnya dari tempat kejadian dan rekan-rekannya tampaknya tidak terpengaruh oleh hirupan udara itu, dan karena itu kemungkinan sekali kematiannya disebabkan karena Plinius yang gemuk itu  meninggal karena stroke atau serangan jantung.



Lapisan debu tebal menutupi dua buah kota yang lokasinya dekat dengan kaki gunung Vesuvius, sehingga kedua kota ini menjadi hilang dan terlupakan. Kemudian kota Herculaneum ditemukan kembali pada 1738, dan Pompeii pada 1748. Kedua kota ini digali kembali dari lapisan debu tebal dengan membebaskan semua bangunan-bangunan dan lukisan dinding yang masih utuh. Sebenarnya, kota ini telah ditemukan kembali pada 1599 oleh seorang arsitek bernama Fontana yang menggali sebuah jalan baru untuk sungai Sarno, namun membutuhkan lebih dari 150 tahun kemudian barulah sebuah upaya/kampanye serius dilakukan untuk membebaskan kota ini dari timbunan tanah.
Raja Charles VII dari dua Sisilia sangat tertarik dengan temuan-temuan ini bahkan hingga ia diangkat menjadi raja Spanyol. Giuseppe Fiorelli mengambil tanggung jawab ekskavasi pada 1860. Hingga saat itu Pompeii dan Herculaneum dianggap telah hilang selamanya. Di kemudian hari, Giuseppe Fiorelli adalah orang yang menyarankan penggunaan teknik injeksi plester terhadap ruangan kosong dalam tubuh korban Vesuvius yang sudah hancur untuk membentuk kembali permukaan tubuh mereka secara sempurna.
Ada teori tanpa bukti yang menyatakan bahwa Fontana menemukan beberapa fresko erotis selama penggalian yang dilakukannya, namun karena norma-norma kesopanan yang amat kuat saat itu ia mengubur fresko-fresko itu kembali. Hal ini diperkuat oleh laporan-laporan penggalian oleh tim lain sesudahnya yang menyatakan bahwa daerah galian tersebut menunjukkan suasana telah pernah digali dan dikuburkan kembali.
Forum (bangunan untuk keperluan sosial), pemandian, beberapa rumah/gedung dan sejumlah villa telah dapat diselamatkan dengan baik. Sebuah hotel (dengan luas 1000 meter persegi) ditemukan dekat dengan lokasi kota. Hotel ini lalu dinamakan "Grand Hotel Murecine".
Fakta menyatakan bahwa Pompeii merupakan satu-satunya situs kota kuno di mana keseluruhan struktur topografinya dapat diketahui dengan pasti tanpa memerlukan modifikasi atau penambahan. Kota ini tidak dibagi sesuai dengan pola-pola kota Romawi pada umumnya dikarenakan permukaan tanah yang tidak datar (kota ini berada di kaki gunung). Namun jalan-jalan di kota ini dibuat lurus dan berpola pada tradisi murni Romawi kuno, permukaan jalan terdiri dari batu-batu poligon dan memiliki bangunan-bangunan rumah dan toko-toko di kedua sisi jalan, mengikuti decumanus dan cardusnya. Decumanus adalah jalan-jalan yang merentang dari timur ke barat, sementara cardus merentang dari utara ke selatan.




Sebuah bidang penelitian penting saat ini berkaitan dengan struktur-struktur, yang kini sedang diperbaiki, pada masa letusan (kemungkinan rusak pada waktu gempa di tahun 62). Sebagian dari lukisan-lukisan tua yang rusak agaknya tertutup dengan lukisan-lukisan yang lebih baru, dan alat-alat modern digunakan untuk menemukan kembali gambaran dari fresko-fresko yang telah lama tersembunyi. Alasan tentang mengapa struktur-struktur ini masih diperbaiki 10 tahun setelah letusan itu adalah kenyataan bahwa frekuensi ledakan menjelang ledakan yang hebat itu semakin kecil.
Kebanyakan penggalian arkeologis di situs itu hanya sampai tingkat jalanan pada peristiwa vulkanik tahun 79. Penggalian-penggalian yang lebih dalam di bagian Pompeii yang lebih tua dan contoh-contoh utama dari pengeboran-pengeboran di dekatnya telah menunjukkan lapisan-lapisan dari berbagai sedimen yang menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa lain telah melanda kota itu sebelum terjadinya ledakan yang terkenal itu, karena ada tiga lapisan sedimen yang terletak di bawah kota itu yang ditemukan di atas lapisan lava. Bercampur dengan sedimen ini ditemukan pula oleh para arkeolog potongan-potongan kecil dari tulang-tulang binatang, potongan-potongan keramik dan potongan-potongan tumbuhan. Dengan menggunakan penanggalan karbon, lapisan yang tertua diperkirakan berasal dari abad ke-8 SM, sekitar masa pendirian kota itu. Dua lapisan lainnya dipisahkan dari lapisan-lapisan lainnya dengan lapisan tanah yang dikembangkan dengan baik atau merupakan jalan yang dibuat orang Romawi pada sekitar abad ke-4 SM dan abad ke-2 SM. Teori di balik lapisan-lapisan dari beraneka sedimen ini adalah tanah longsor yang hebat, yang mungkin didorong oleh hujan yang turun berkepanjangan. (Senatore, et al., 2004)
Pada penggalian-penggalian awal situs ini, sesekali ditemukan lubang di dalam lapisan abu yang berisi sisa-sisa tulang manusia. Giuseppe Fiorelli mengusulkan untuk mengisi ruang-ruang kosong itu dengan semen. Apa yang dihasilkan adalah bentuk-bentuk yang sangat akurat dan mengerikan dari Pompeiani (warga Pompeii) yang gagal melarikan diri, dalam saat-saat terakhir hidup mereka . Untuk sebagian dari mereka, ungkapan ketakutan itu cukup jelas kelihatan.

Para geologiwan telah menggunakan sifat-sifat magnetik dari batu-batu dan serpihan-serpihan yang ditemukan di Pompeii untuk memperkirakan temperatur aliran piroklaktik yang mengubur kota itu. Ketika batu yang meleleh itu membeku kembali, mineral magnetik dalam batu itu mencatat arah bidang magnet Bumi. Bila bahan itu dipanaskan melampaui temperatur tertentu, yang dikenal sebagai temperatur Curie, bidang magnetnya mungkin akan dimodivikasi atau sama sekali diatur kembali.
Analisis terhadap lebih dari 200 buah batu vulkanik dan serpihan-serpihan, seperti atap genting, menunjukkan bahwa awan debu itu panasnya hingga 850 °C ketika muncul dari mulut Vesuvius. Awan itu mendingin hingga kurang dari 350 °C pada saat tiba di kota itu. Banyak dari bahan-bahan yang dianalisis mengalami temperatur antara 240 °C hingga 340 °C. Beberapa daerah memperlihatkan temperatur yang lebih rendah, hanya 180 °C. Ada teori yang mengatakan bahwa guncangan mungkin telah menyebabkan tercampurnya udara dingin ke dalam awan debu itu. (Cioni, et al., 2004)

Tips Firefox



Zoom In, Zoom Out
Huruf-huruf terlihat kecil bikin mata sakit?
mau melihatnya tampil lebih besar hingga menyentuh mata ?
Zoom in = [ctrl] + [+]
Zoom out = [ctrl] + [-]

Jika kamu orang yg senang membuka banyak halaman web pada waktu yg bersamaan, kamu akan mendapatkan banyak manfaat dari Tab Browsing, dan inilah beberapa keyboard shorcut yg akan membuat kamu menjadi Master tabs
Membuka Tab Kosong baru = [ctrl] + [T]
Membuka link pada tab baru = Click Tengah mouse pada link tsb
Menutup Tab yg aktif = [ctrl] + [W]
Menggulung halaman kebawah secara bertahap= spacebar
Menggulung halaman keatas secara bertahap = [shift] + [spacebar]
Menggulung halaman ketas-kebawah secara kontinu dgn kecepatan yg diinginkan = klik tengah Mouse (pada dasarnya merupakan trick windows) lalu geser mouse sesuai keinginan utk kecepatannya
Me-Refresh halaman website = F5 atau [ctrl] + [R]
Mundur ke halaman yg pernah dikunjungi = [alt] + [<-]
Maju ke kehalaman yg pernah dikunjungi = [alt] + [->]

Menyimpan jejak Website yang kamu sukai dengan satu klik mouse. Saat kamu mengunjungi sebuah halaman dan ingin mengingatnya, cukup klik pada icon Bintang di Address-location Bar.Firefox akan menambahkannya ke daftar bookmarks sehingga kamu dengan mudah menemukannya kembali

Firefox diperkaya dengan keyboard shorcut yang di desain utk membuat hidup kamu lebih mudah, antara lain:
Menggarahkan kursor aktif ke Location Bar = [ctrl] + [L]
Menggarahkan kursor aktif ke search box = [ctrl] + [K]

Suatu saat kamu telah membuat banyak daftar bookmark, menyimpan daftar itu semua menjadi agak merepotkan. Nah utk dapat mengaturnya dengan mudah maka kamu dapat membuat tag dalam bookmark yg kamu buat. Cukup Double Click pada icon bintang dan kamu akan diarahkan untuk mengetikan tag yg kamu inginkan.

Kamu dapat mengetikan banyak tag sesuai keinginan kamu, namun ingat setiap tag yg berbeda harus dipisahkan dengan tanda koma.
Akhirnya kamu akan dengan mudah menemukan halaman website tersebut hanya dengan mengetikan tag di location bar, maka sesaat kemudian location bar akan menampilkan semua daftar halaman website yg pernah kamu bookmark dgn tag

Mungkin kamu sudah terbiasa menggunakan Search box bawaan Firefox. Tapi tahukah kalau kamu dapat mengkutomisasinya dengan menambahkan banyak search engine yg kamu inginkan?
Cukup klik pada icon di kiri Search Box utk menampilkan pilihannya. Dan bahkan kamu dapat mengelolanya, menambahkan, dan bahkan memuat keyboard shortcut untuk search engine Favorit kamu.
Contoh : kamu telah memuat keyboard shortcut utk google dgn huruf "G", dan saat kamu ketik huruf G pada Search Box maka sesaat kemudian semua catatan cookies yg ada akan ditampilkan pada Search box kamu

Mengatur Web sesuai keinginan kamu
Kamu dapat menggunakan Web-based protocol handlers utk dgn cepat menangani setiap Webs aplication.
Contohnya : kamu dapat mengatur firefox sedemikian rupa sehingga saat kamu meng-klik pada link file download torent, secara otomatis file torent akan ditambahkan & didownload oleh aplikasi torent downloader utorent yg telah kamu pasang di komputer
Masuk ke
tools > option > Aplication :
alat > pengaturan > aplikasi :
lalu pilih aplikasi yg kamu inginkan utk setiap protokol atau pilih "always ask" / "selalu tanya" jika kamu lebih ingin agar firefox memberikan pilihan aplikasi yg akan kamu pilih setiap saat

Cara Menggunakan Keyboard Sebagai Mouse



Cara:
1. Control panel\Accessibility Options
2. Masuk ke tab Mouse
3. Centang Use MouseKeys
4. Masuk ke Settings
5. Hidupkan semua centang yang ada
6. Pointer speed : top speed=high, acceleration=Fast
7. Use MouseKeys when Numlock is ... (On)
8. Ok\apply

Sekarang setiap Numlock is On, anda bisa gerakin pointer mouse dengan tombol-tombol angka di bagian kanan keyboard.
2=kebawah
8=keatas
4=kekiri
6=kekanan
1=serong kiri bawah
3=serong kanan bawah
7=serong kiri atas
9=serong kanan atas
5=OK (enter)

Tambahan: pencet CTRL buat nambahin kecepatan pointer, pencet Shift buat kurangin kecepatan pointer.

Sejarah Rokok



Dari segi bahan , rokok mempunyai beberapa istilah . Yang dimaksud dengan rokok atau sigaret adalah terbuat dari daun tembakau , dan kretek adalah rokok dengan aroma dan rasa cengkeh . Jadi rokok kretek adalah rokok yang dibuat dari daun tembakau dan mempunyai campuran aroma dan rasa cengkeh . Masyarakat Jawa sebagai perokok pertama, juga mengenal istilah rokok putih , sebutan untuk rokok tanpa cengkeh ( Joglosemar , 2003 ) Ada pula istilah rokok klobot yang terbuat dari daun jagung kering yang diisi dengan daun tembakau murni dan cengkeh .

Haji Jamhari diyakini sebagai pencipta rokok kretek dan mempopulerkannya pada sekitar tahun 1880 . Rokok kretek buatannya sangat ampuh sebagai obat dengan racikan khas cengkeh dan tembakau . Haji Jamhari meninggal dunia pada tahun 1890 , ketika sejumlah warga Kudus mulai mengikuti jejaknya membuat dan menjual rokok kretek , yang waktu itu masih dibungkus daun jagung kering dan disebut rokok klobot sesuai istilahnya dari dulu sampai sekarang ( Jawa Pos , Kamis Legi, 28 Agustus 2003 , halaman 16 ). Adalah M . Nitisemito yang juga dipercaya sebagai penemu dari rokok kretek ( Joglo Semar , 2003 ) M Nitisemito berasal dari Kudus , sekitar 50 km arah timur Semarang , Jawa Tengah . Sekitar tahun 1906 , Nitisemito menderita batuk dan asma yang tak kunjung sembuh . Dikarenakan keputusasaan dalam menghadapi sakitnya , ia mencampur tembakau dicampur dengan cengkeh yang telah digiling dan dibungkus dengan daun jagung kering yang kemudian disebutnya sebagai rokok klobot . Nitisemito pun merasa sehat setelah merokok klobot tersebut dan bermaksud menularkan kebiasaannya tersebut secara luas kepada masyarakat .

Terlepas dari siapa yang menemukan rokok kretek untuk pertamakalinya , M Nitisemito adalah orang pertama yang memperdagangkan rokok kretek dengan kemasan dan diberi merek . Sebelumnya , Nitisemito hanyalah seorang priyayi yang senang merokok klobot sekaligus sebagai pedagang tembakau . Perkenalannya dengan dunia usaha rokok berawal dari pertemuannya dengan Nasilah , yang seorang pembuat dan penjual rokok klobot . Para pelanggannya adalah para buruh , penjaja , atau pedagang kaki lima dan sais dokar yang ada disekitar rumahnya .

Jalinan kerjasama antara Nitisemito dan Nasilah yang kemudian menjadi suami istri inilah merupakan titik balik sejarah industrialisasi rokok kretek di Indonesia . Dibawah bendera perusahaannya , NV Bal Tiga , Nitisemito menjual rokok kretek tersebut dengan merk Bal Tiga yang bermoto : “Djangan Loepa Saja Poenja Nama “( Jawa Pos, Kamis Legi , 28 Agustus 2003 , halaman 16 ). Inilah rokok kretek pertama di Indonesia yang dicetak dengan baik dan menggunakan merk . Namun nasib perusahaan Nitisemito tak semulus perkembangan rokok kretek ciptaannya . Perusahaannya mengalami bangkrut pada tahun 1953 , disebabkan karena ketidak mampuannya bersaing dengan pesaing yang semakin banyak menyusul tumbuh pesatnya industri rokok kretek ( Joglosemar , 2003 )

Selain Bal Tiga , tercatat merek lain yang muncul hampir bersamaan di Kudus . Pada tahun 1913 berdirilah perusahaan rokok Goenoeng dan Klapa yang didirikan oleh M Atmowijoyo . Namun M Atmowijoyo tidak mengubah usahanya menjadi sebuah industri seperti halnya yang dilakukan oleh M Nitisemito . Hingga saat ini , perusahaan yang memproduksi merek Goenoeng dan Klapa masih memproduksi rokok klobot yang dibuat dengan tangan dan diikat dengan tali rami ( Jawa Pos , Kamis Legi , 28 Agustus 2003 , halaman 16 )

Sejarah juga mencatat sejumlah perusahaan yang mengikuti jejak Nitisemito mendirikan industri rokok . Perusahaan rokok tersebut antara lain Nojorono yang didirikan tahun 1932 . Nojorono dibangun oleh Tjoa Kang Hay dan dua kakaknya yaitu Tan Tjiep Siang dan Tan Kong Ping dengan nama perusahaan Trio . Produk-produk yang dihasilkan antara lain adalah Astrokoro, 555, dan Kaki Tiga . Beberapa waktu kemudian Tjoa Kang Hay meninggalkan perusahaan Trio untuk kemudian bekerjasama dengan pengusaha dari Kudus yaitu Ko Djie Siong dan Tan Djing Dhay untuk mendirikan perusahaan Nojorono . Produk yang masih terkenal sampai saat ini adalah Minak Djinggo  ( Jawa Pos , Kamis Legi , 28 Agustus 2003, halaman 16 )

Perkembangan pabrik rokok kretek pun lebih banyak berkembang di pulau Jawa . Tercatat beberapa pabrik rokok besar di pulau Jawa misalnya Djambu Bol yang didirikan tahun 1937 oleh Haji Roesjdi Ma’roef , Sukun , Jarum di Jawa Tengah serta Bentoel , Gudang Garam , dan Sampurna di Jawa Timur termasuk beberapa pabrik kecil lainnya misalnya Menara di Solo , Retjo Pentoeng di Kediri , atau Pompa di Semarang ( Kompas , 29 September 2000 ) Hal ini menunjukkan bahwa rokok merupakan lahan usaha yang berkembang pesat dan menjanjikan dalam bidang perekonomian , baik bagi pengusaha , maupun bagi pemerintah dengan pendapatan dari pajaknya .




Sumber = http://kelompok-clover.blogspot.com/2007/09/sejarah-rokok.html

Software Gratisan yang Mantab

Di bawah ini adalah software yang benar-benar freeware terbaik bagi saya, yang juga saya kutip dari berbagai media. Walaupun gratis sekalipun, tetapi menawarkan fitur-fitur yang sulit ditemukan pada software shareware. Mungkin bisa anda coba salah satunya atau semuanya juga boleh.


  • Program antivirus gratis, dengan virus database yang cukup lengkap.
  • OS: Windows 2000/XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 46.13MB
  • Program untuk Share files di internet.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 4.67MB
Ad-Aware 2008
  • Program yang dapat digunakan untuk memproteksi komputer anda dari
  • serangan malware.
  • OS: Windows 2000/XP/2003 Server/Vista
  • License: Free
  • File Size: 18.27MB
ICQ
  • Program chating yang cukup populer
  • OS: Windows 98/Me/2000/XP
  • License: Free
  • File Size: 11.07MB
Avira AntiVir Personal - Free Antivirus
  • Salah satu program antivirus yang dapat nominasi terbaik tahun 2008.
  • OS: Windows 2000/XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 21.28MB
Avast Home Edition
  • Program yang dapat membantu membasi virus, worms, and Trojan di
  • komputer anda.
  • OS: Windows (Semua versi)
  • License: Free
  • File Size: 23.11MB
WinRAR
  • Mengatur dan membuat file kompresi seperti RAR and ZIP.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free to try; $29.00 to buy
  • File Size: 1.15MB
BitComet
  • Share dan download file dari BitTorrent dan dan chatting dengan teman kamu.
  • OS: Windows NT/2000/XP/2003 Server/Vista
  • License: Free
  • File Size: 5.77MB
FrostWire
  • Download dan share file pada Gnutella network.
  • OS: Windows 2000/XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 7.32MB

  • Melacak dan mencari spyware penggangu dari dalam hard disk anda dan registry untuk pertahanan dan privasi terhadap pengganggu ini.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 9.27MB
  • Menjalankan file Flash video pada PC.
  • OS: Windows 2000/XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 3.36MB
  • Untuk membaca file Adobe PDF dari media penyimpanan atau dari website.
  • OS: Windows 2000/XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 33.5MB
  • Untuk melihat dan mengedit gambar format grafik dengan cara yang cepat dan simpel.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 1.1MB
  • Untuk berselancar ke dunia maya, terdapat fitur pop up blocks, and melindungi sistem dari spyware saat kita browsing.
  • OS: Windows 2000/XP/2003 Server/Vista
  • License: Free
  • File Size: 7.15MB
  • Download video YouTube dan mengubah ke format video lain.
  • OS: Windows 2000/XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 3.39MB
  • Memainkan file video format populer.
  • OS: Windows Me/2000/XP/2003 Server/Vista
  • License: Free
  • File Size: 5.53MB
  • Download and watch Web videos with a media player and jukebox from
    RealNetworks.
  • OS: Windows XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 12.67MB
  • Prevent spyware from being installed on your computer.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 2.74MB
  • Print to PDF from Windows applications and optimize the PDF output.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 10.8MB
  • Manage and accelerate file downloads.
  • OS: Windows 2000/XP/2003 Server/Vista
  • License: Free
  • File Size: 2.18MB
  • Protect, repair, optimize, and clean your computer in one click.
  • OS: Windows 2000/XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 6.25MB
  • Play audio and video files with in real-time and streaming modes.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 8.96MB
  • Create and watch videos in the DivX video format.
  • OS: Windows 2000/XP
  • License: Free
  • File Size: 16.94MB
  • Connect and share instantly on the worlds most popular IM network.
  • OS: Windows XP/Vista
  • License: Free
  • File Size: 15.38MB
  • Convert all types of video to play on your iPod.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 6.82MB
  • Block pop-up windows and browse multiple sites at once.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 1.89MB
  • Take part in multiplayer first person shooter enhancing your power with weapons
    and items.
  • OS: Windows 2000/XP
  • License: Free
  • File Size: 547.45MB
  • Search and download videos.
  • OS: Windows 98/Me/NT/2000/XP
  • License: Free
  • File Size: 3.24MB
  • Convert all types of video to play on your PSP.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 8.43MB
  • Defragment your disks and improve computer performance and stability.
  • OS: Windows NT/2000/XP/2003 Server/Vista
  • License: Free
  • File Size: 1.36MB
  • Play against the computer or your friends with this fighting game.
  • OS: Windows 98/Me/2000/XP
  • License: Free
  • File Size: 12.7MB
  • Chat with all your friends on mIRC, AIM, ICQ, MSN, and Yahoo Messenger.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 8.64MB
  • Download torrent files.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 214.8K
  • View Flash multimedia content through your browser.
  • OS: Windows 98/Me/2000/XP/2003 Server
  • License: Free
  • File Size: 723K
  • Get fast and flexible digital-media playback with access to smart organization features
    and online stores.
  • OS: Windows XP
  • License: Free
  • File Size: 24.56MB
  • Uninstall unwanted and even broken applications accurately.
  • OS: Windows 2000/XP/2003 Server/Vista
  • License: Free
  • File Size: 1.52MB
  • Fix, speed up, maintain, and protect your PC.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 5.58MB
  • Construct home movies from captured digital video on your Windows XP system.
  • OS: Windows XP
  • License: Free
  • File Size: 12MB
  • Run a server even with a dynamic IP.
  • OS: Windows (all)
  • License: Free
  • File Size: 668K
  • Create and alter photos using layers, effects, and other tools.
  • OS: Windows XP/2003 Server/Vista
  • License: Free
  • File Size: 1.5MB
 

Nine Lounge Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger